Senin, 31 Juli 2017

Berbelanja di Kuta, Bunch of King Salman kerajinan Bali


Berbelanja di Kuta, Bunch of King Salman membosankan kerajinan Bali

Puspa mengaku tidak tahu produk rombongan Raja Salman. Hanya saja dari rombongan yang tak terlihat masuk ke a
Kios yang dimiliki oleh Billabong, Converse plus beberapa aksesoris kerajinan seperti patung dan beberapa peminat. "Itulah yang kita
Sangat tertarik. Ternyata mereka mengerti pentingnya keragaman dan kebersamaan, mereka sangat mudah bergaul,
Mereka mirip dengan tamu lain yang datang ke kecil kita banyak memakai celana pendek, "pungkasnya. Wayan Puspa Negara mengungkapkan hal ini sebagai
Manager PT.Bali Unicon sejak pengawas mal terbesar di wilayah Kuta ini. "Para penjaga tidak unik dan istimewa;
Sama seperti dengan pengunjung lainnya, "jelasnya." Mereka datang perlahan sejak 3 kali mulai tiba di Bali, termasuk a
Sejumlah besar rombongan masuk. Pembelian nominal bisa diterjemahkan rata-rata di atas lima juta rupiah, "jelas Puspa
Negara via telepon, Selasa (7/3). Di jalan Dewi Sartika, rombongan Saudi pindah selama tiga hari. Yang terbaru hari ini membeli beberapa
Cinderamata di mal itu terdiri dari toko-toko atau 136 warung. Menurutnya, karena rombongan baru kerajaan ini datang
Ke mall seperti pengunjung. Tidak ada yang memakai pakaian seperti di Arab Saudi. Sebenarnya, dia bilang kaos dan celana pendek. Itu
Isu keamanan adalah keamanan yang tepat dimiliki di mal ini. Jadi tidak ada keamanan yang terkait dengan kelompok belanja yang akan datang.
Apakah rombongan membeli shisha? Kata Puspa mengaku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Di musim terakhir ini, rangkaian aneka ragam perhiasan John Hardy menghadirkan beragam pilihan.

Di musim terakhir ini, rangkaian aneka ragam perhiasan John Hardy menghadirkan beragam pilihan. Filosofinya terinspirasi oleh Binatan...